Fenomena yang
terjadi saat ini adalah banyak muslim dan muslimah yang dikit-dikit
ngomonginnya nikah, dgrup kalau sudah bahas tentang pernikahan pasti sangat
ramai, notif pas dibuka sudah 1000, huwwooww.
Bahasannya apa
sih, ya itu tentang si dia (yang dilaufu mahfudz) dan pernikahan, setelah masa
puber memang masa-masa tumbuhnya rasa cinta pada seseorang, dan bagi yang paham
ya inginnya cepat nikah agar tidak terjadi suatu hubungan yang Allah murkai.
Serem ya??? Huhuhu.
Memang sudah
ada ilmunya untuk menikah? Memang sudah siap ngurusin anak orang? Coba tanya deh sama diri kita masing-masing,
pernikahan bukan hanya sekedar saling perduli, saling perhatian dan ingin
bersama. Ada visi dan misi yang harus dirancang dan diwujudkan dalam suatu
pernikahan (berasa udah berpengalaman banget. Hahaha). Visi dan misi itu harus
dirancang dari awal pernikahan, mengapa? Agar ada tujuan dari pernikahan itu,
dan dapat menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama.
Yeeyyy prokprokprok.
Mengapa
pernikahan seseorang harus bermanfaat? Ketika sepasang makhluk hidup bersama,
berjuang bersama, dan akan melahirkan generasi penerus bangsa dan agama, harus
seperti apa kelak nanti penerus bangsa itu, Sudah membantu apa kita untuk
bangsa dan agama? Saat ini belum bukannya, makanya pernikahan itu harus
dipersiapkan dan harus ada ilmu dan visi misi yang dibentuk agar dapat saling
mengingatkan dan berjuang bersama mewujudkannya.
Jadi, siapkan
dulu ilmunya dan pantaskan diri. Ketika ingin yang sholeh atau sholeha, pintar,
mandiri, pekerja keras, baik, perhatian, penuh kasih sayang, mapan dll. Cobalah
bercermin, sudah pantaskah kita untuk mendapatkan seseorang yang sesuai dengan
kriteria kita. Kalau belum, ya berusaha saja dulu untuk menjadi yang terbaik
dari yang baik J
Yuk kita sama-sama pantaskan diri untuk mendapatkan seseorang yang sesuai
dengan kriteria :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar