Minggu, 18 Januari 2015
Perbedaan
Pagi ini adik ku bertanya "Ka Rani mau senam pake rok, gak salah". " Gak salah kok, memang seharusnya seperti ini, walaupun ditempat yang mayoritas pakai pakaian yang ketat saat senam, kita harus mempunyai prinsip untuk tidak berpakaian seperti mereka". Islam itu berbeda tetapi islam tidak pernah membeda-beda kan agama yang lain,ras, suku dan lain-lain. Islam memang asing tetapi tidak mengasingkan diri dari umat lain. Peristiwa ini adalah hal kecil yang harus dirubah, berpakaian atau berbusana itu memang yang sebagian orang menganggap sepele. Tetapi sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an kita harus menutup aurat, menutup aurat bukan hanya menutupnya , rapet dari atas hingga bawah, tetapi kalau kita dalami kandungan menutup aurat, terdapat perbedaan - perbedaan antara menutup aurat laki-laki dan perempuan. Seperti perempuan tidak boleh mengenakan celana karena dapat membentuk lekukan tubuh dan dapat menyerupai laki-laki, ajaran menutup aurat dalam agama islam memang sangat di anjurkan sesuai dengan Al-Qur'an dan hadist. Mengapa pentingnya menutup aurat secara benar harus sesuai dengan Al Qur'an dan hadist? karena menutup aurat adalah bagian tubuh yang harus di tutupi, apabila tidak, seperti fenomena saat ini, banyak pelecehan seksual karena laki-laki tidak dapat menahan hawa nafsu nya ketika seorang wanita memakai pakaian yang kekurangan bahan, makanya di dalam islam seorang wanita seharsunya sangat dijaga dalam hal berpakain mulai dari menutup auratnya dari ujung kepala hingga ujung kaki kecuali telapak tangan dan muka, karena sudah tertutup saja seorang wanita masih banyak lelaki yang tidak dapat menahan hawa nafsunya, bagaimana mereka yang berbusana kekurangan bahan. Itu lah perbedaan yang diajarkan islam agar terhindar dari ancaman lingkungan berbahaya.
Perjalanan Singkat Tentang Impianku
Semarang,
aku tak pernah menyangka dapat menjejakan kaki dikota khatulistiwa ini.
Menjejakkan kaki ku untuk pertama kalinya ke Jawa Tengah. Aku asli orang
Jakarta, ibu bapak ku asli orang Jakarta, katanye sih anak Betawi,tapi dirumah
ku tidak terlalu dibiasakan menggunakan logat Betawi, hal hasil jadi Betawi
gadungan. Saat aku SMA kelas 12, aku diajak keluarga ku untuk ikut ke
Semarang,tapi karena lagi masa try out,aku memilih untuk tidak ikut, biar gak
ngehabisin uang juga sih,karena nambah satu orang. Hehehe
Saat keluarga ku pulang dari
Semarang, mereka menceritakan pengalamannya disana, aku iri, didalam do’aku
,aku meminta kepada yang Maha Kaya untuk memberangkatkanku ke kota khatulistiwa
tersebut dengan gratis. Allah tidak langsung mengabulkan do’aku karena aku tahu
Allah akan memberikannya pada saat yang tepat dan lebih indah. Aku diberi
hadiah sebuah baju oleh ibu ku dan melihat foto-foto di hand phone kakak ku, ya
memang bersama keluarga itu lebih indah dari pada bersama siapapun, tapi apa
boleh buat Allah belum mengijinkan ku, untuk bertamu kesana.
Aku selalu bermimpi dapat keliling
Indonesia dengan cerita yang berbeda-beda. Semua dimulai di Institut Pertanian
Bogor, kampus yang tidak pernah terpikir untuk ku pilih menjadi salah satu
cita-cita ku, lagi-lagi semua keputusan Allah, semua Allah yang merencanakan dan
memang rencana Allah lah yang terbaik dan terindah. Allah mempermudah ku menimba
ilmu di Institut Pertanian Bogor, saat ku SMA aku meminta kepada yang Maha Kaya
agar aku dapat kuliah gratis untuk meringankan sedikit beban orang tua ku.
Allah mendengar setiap do’a dan rintihan umatNya, di bulan September 2014 aku
lolos beastudi etos, semua ku jalani. Allah mempertemukan ku dengan orang-orang
hebat, dimana mimpi-mimpi satu persatu mulai terwujud. Hari demi hari ku
lewati, bukan dengan cara bersenang-senang, penuh rintangan dan beban pikiran
bagi ku, ini lah yang terbaik yang Allah berikan untukku, untuk menaikan
derajat ku. Saat jenuh melanda,saat rindu akan orang tua, demi menuntut ilmu,
aku melihat sekelilingku yang rumah nya jauh,sulit untuk pulang karena kendala
ongkos. Bersabar dan bersyukur adalah cara paling ampuh untuk menenangkan diri.
Kota pertama yang aku tak
sangka-sangka dapat bertamu, kota buah yang paling aku sukai, yaitu apel
malang, ya kota pertama dimana ku jejakan kaki ku yaitu Malang, Jawa Timur, aku
tak punya kampung, tak pernah merasakan pulang kampung dan hanya ke Jakarta
saja saat liburan, tapi kali ini aku bisa jejak kan kaki dikota Malang.
Pengalaman yang luar biasa dan tak akan ku lupakan. Semester tiga dimulai,
perjalanan yang baru akan ku lalui mendalami ilmu jurusan ku. Hari demi
hari,detik demi detik berlalu, ujian tengah semester berlalu. Masuk masa-masa
ujian akhir semester,disini lah cerita ku dapat menjejakkan kaki ku di kota
Semarang, sesuai dengan mimpi ku dan do’aku, aku ingin keliling Indonesia dengan
cerita yang berbeda-beda, cerita untuk ke Semarang dimulai.
Awalnya teman ku mengajak ku untuk
mencari ide tentang cara memakmurkan masjid,untuk apa??? Entah lahh, aku tak
banyak bertanya. Ternyata saat aku menemukan ide untuk memakmurkan masjid mulai
lah kita berdiskusi untuk memperdalam keinginan kita, nah aku baru tahu kalau
ini untuk lomba karya tulis islam di Universitas Negeri Semarang acara Unnes
Islamic Fair 2014 yang mengadakan acara ini adalah organisasi UKKI (Unit
Kegiatan Kerohanian Islam) Unnes. Awal pengiriman adalah sebuah abstrak yang
terdiri dari 500-700 kata, baru kali ini aku ikut lomba karya tulis dan membuat
abstrak sebanyak ini. Semua dimulai dengan lelah karena Lillah, tak mudah
membuat sebuah karya tulis, padahal baru abstrak. Hari kamis 20 Nopember 2014
hari terakhir pengiriman abstrak, tugas menumpuk bak gunung, kalau di keluh
kesahkan memang banyak, tapi apabila dikerjakan satu persatu semua akan
selesai. Pukul 8 malam ternyata belum selesai juga abstraknya, hingga pukul 12
malam dan baru dikirim.
Beberapa hari kemudian, tepatnya
tanggal 23 Nopember 2014 adalah pengumuman lolos atau tidak nya abstrak lomba
karya tulis islam unnes Islamic fair
2014, aku sangat berharap agar lolos lomba lkti uif 2014 karena ini pertama
kali nya aku mengikuti perlombaan nasional. Pengumuman yang aku tunggu ternyata
belum juga ada, aku sudah pasrah mungkin bukan sekarang aku bisa ikut lomba
nasional. Seminggu kemudian, ketua kelompok ku mendapat email dari panitia lkti
uif 2014, saat diberitahu aku sangat-sangat senang karena Allah memang tahu
waktu yang tepat memberikan suat u kebahagiaan kepada umatNya. Ini baru tahap
awal ku, masih panjang jalan yang harus aku tempuh. Satu hal yang aku fokus kan
selanjutnya adalah membuat proposal dana untuk keberangkatan ku ke Semarang.
Proses menuju suatu kesuksesan memang tak mudah, beberapa kali aku mengajukan
proposal dana, tetapi gagal karena masih banyak kesalahan. Selesai mengerjakan
proposal dana, kami mengerjakan full
paper, proses yang sangat panjang, setiap hari kami harus kumpul untuk mempersatukan
ide-ide kami. Pengumpulan terakhir full
paper adalah 13 Desember 2014 dan
kami belum ada 50% nya kami semua tertawa karena tak ada keseriusan dalam lomba
ini. Alhamdulillah ternyata mengumpulkan terakhir diundur menjadi tanggal 16
Desember 2014, kelompok ku mengirim sekitar jam 9 malam. Tinggal keberangkatan
kita ke Semarang pada tanggal 19-21 Desember 2014. Semoga Allah permudah
segalanya, aku dan teman-teman ku berangkat jam 4 pada hari kamis, benar-benar
perjuangan yang tak terlupakan yaitu naik kereta 2 menit keberangakatan, kami
semua panik, bahkan aku sampai nangis di kereta karena takut ketinggalan dan
tak bisa ikut lomba. Setelah di dalam kereta kami semua tertawa karena
keterlambatan kita dan kesantaian kita di kereta, ini adalah kejadian yang tak
terlupakan dan lucu. Sesampai nya di Semarang kami sampai stasiun Tawang pukul
3 pagi dini hari dan panitia menjemput kami pukul 7 pagi. Setelah dijemput
pukul 7 pagi oleh panitita, kami langsung di antarkan ke rusunawa putri Unnes.
Hari pertama kami di Unnes, hari
pertama hari santai-santai, kami hanya tidur saja karena terlalu lelah,
sesambilan ada yang mengerjakan power
point, pukul 1 siang waktunya kami technical
meeting dan acara seminar, setelah selesai hingga sore, semua finalis
diantar kan kembali kerusunawa masing-masing. Tiba-tiba aku panik karena power
point belum selesai sedang kan kami besok pagi akan presentasi. Hanya dapat
berdo’a dan berusaha untuk presentasi besok, selalu ada jalan dan dimudahkan
oleh Allah. Kami tidur pukul 11 malam, saat pagi kami bangun, kami teringat power point kami belum selesai, memang
kami sangat deadliners. Alhamdulillah
sebelum pukul 7 pagi power point kami
telah selesai, kami mulai presentasi bersama, melatih satu sama lainnya. Pukul
8 dimulai presentasi pertama di aula fakultas seni dan olahraga Unnes. Saat
pembagian nomor presentasi, Alhamdulillah kami mendapat urutan ke-13, masih
banyak waktu untuk kami menghafal apa yang kami akan sampaikan. Presentasi
satu kelompok dibatasi 20 menit. Satu
persatu setiap kelompok selesai, waktunya nomor urut kami di panggil untuk
presentasi. Aku sangat tegang karena tak terbiasa presentasi. Waktu 20 menit selesai,
Alhamdulillah kami sangat tenang ketika sudah maju, meskipun tak tahu tadi kami
presentasi seperti apa. Presentasi setiap finalis selesai hingga pukul 3 sore,
dilanjutkan jalan ke tempat bazar buku, selalu ada hal yang menarik dalam
perjalanan ku, yaitu kita membahas tentang buku yang dibuat oleh golongan jil
yang menjadi kontropersi. Setelah dari bazaar buku, kami keliling Unnes dan
berfoto-foto, malamnya di isi dengan makan malam bersama. Setelah makan malam
bersama kami di antar kan untuk ke rusunawa masing-masing. Kami mandi bersih-bersih
dan keesokan paginya kami mlaku-mlaku ke tempat wisata yang ada di Semarang,
kami berangkat pagi hingga sore hari, setelah jalan-jalan, acara terakhir
adalah pengumuman pemenang, ini adalah satu hal yang sangat menegangkan, aku
tak bisa memprediksi bagaimana hasilnya, karena kelompok yang lain menurut ku
sangat bagus-bagus. Sebelum pengumuman aku menelpon ibu, dan ibu ku selalu
mendo’akan ku agar dapat juara. Alhamdulillah, bahagiajuar yang tak karuan,
kalau kelompok kami bisa dapat 3, Allah tahu yang terbaik untuk umatNya yang
senatiasa meminta kepadaNya.
Langganan:
Postingan (Atom)