Sabtu, 16 April 2016

Nelayan sangat resah atas pembangunan reklmasi di Teluk Jakarta. Rumah-rumah di Kampung Nelayan Muara Angke telah dihancurkan, dan para nelayan dianjurkan untuk meninggalkan tempat tersebut dan bertempat tinggal di Rumah susun yang telah disediakan oleh Gubernur Jakarta. Menurut beberapa keluarga nelayan di Kampung Nelayan Muara Angke, rumah susun yang disediakan sangatlah kecil dan harga yang cukup mahal, mempersulit masyarakat untuk tinggal dirumah susun yang disediakan. Beberapa hari yang lalu terdapat keluarga yang tinggal dipinggiran jalan dekat muara angke karena belum mempunyai uang untuk mencari tempat tinggal baru. Baru pembangunan saja sudah menyusahkan para nelayan karena sudah merusak tempat tinggalnya dan mata pencaharian para nelayan. Banyak ketidak setujuan karena pembangunan reklmasi di Teluk Jakarta, tapi seakan-akan bapak Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta menutup telinga dan terus melanjutkan pembangunan. Menyebabkan keresahan yang sangat mendalam bagi masyarakat Jakarta terkhususnya para nelayan Teluk Jakarta. "Nelayan butuh pantai bukan reklamsi"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar