Melepaskan dan mengikhlaskan seseorang yang sudah terlanjur berada pada titik jantung ini memang tak mudah...
Seiring berjalan nya waktu ,jam demi jam, menit demi menit dan detik demi detik ku coba untuk menghikhlaskan kamu bersama nya, mungkin awalnya aku sedih, sesak hati ini tapi lama kelamaan mengikhlaskan sesuatu itu sangat nikmat, melihat orang yang kita sayangi bahagia... Tersenyum bahagia dengan orang yang dicintanya...
Tuhan ,,, aku ikhlas melepasnya
Tuhan ,,, mungkin ini yang terbaik
Tuhan ,,, aku yakin engkau akan berikan seseorang yang terbaik untukku .
Tuhan ,,, jagalah hati ini untuk terus mencari cinta mu,hanya cinta mu bukan cinta makhluk mu...
Tuhan ,,, Walau aku sering merindukannya, tapi aku tak mau rindu ku ini melebihi rasa rinduku kepada Mu.
Tuhan ,,, Maafkan aku pernah terlalu mencintainya dan bukan mencintai Mu.
Tuhan ,,, Aku hanya ingin dia bahagia bahagia dengan cara nya... :)
Sabtu, 18 Juni 2016
Aku Ikhlaskan mu Demi Kebahagiaan mu
Sabtu, 16 April 2016
Nelayan sangat resah atas pembangunan reklmasi di Teluk Jakarta. Rumah-rumah di Kampung Nelayan Muara Angke telah dihancurkan, dan para nelayan dianjurkan untuk meninggalkan tempat tersebut dan bertempat tinggal di Rumah susun yang telah disediakan oleh Gubernur Jakarta. Menurut beberapa keluarga nelayan di Kampung Nelayan Muara Angke, rumah susun yang disediakan sangatlah kecil dan harga yang cukup mahal, mempersulit masyarakat untuk tinggal dirumah susun yang disediakan. Beberapa hari yang lalu terdapat keluarga yang tinggal dipinggiran jalan dekat muara angke karena belum mempunyai uang untuk mencari tempat tinggal baru. Baru pembangunan saja sudah menyusahkan para nelayan karena sudah merusak tempat tinggalnya dan mata pencaharian para nelayan. Banyak ketidak setujuan karena pembangunan reklmasi di Teluk Jakarta, tapi seakan-akan bapak Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta menutup telinga dan terus melanjutkan pembangunan. Menyebabkan keresahan yang sangat mendalam bagi masyarakat Jakarta terkhususnya para nelayan Teluk Jakarta. "Nelayan butuh pantai bukan reklamsi"
Selasa, 12 April 2016
Pantaskan Diri saja Dulu
Fenomena yang
terjadi saat ini adalah banyak muslim dan muslimah yang dikit-dikit
ngomonginnya nikah, dgrup kalau sudah bahas tentang pernikahan pasti sangat
ramai, notif pas dibuka sudah 1000, huwwooww.
Bahasannya apa
sih, ya itu tentang si dia (yang dilaufu mahfudz) dan pernikahan, setelah masa
puber memang masa-masa tumbuhnya rasa cinta pada seseorang, dan bagi yang paham
ya inginnya cepat nikah agar tidak terjadi suatu hubungan yang Allah murkai.
Serem ya??? Huhuhu.
Memang sudah
ada ilmunya untuk menikah? Memang sudah siap ngurusin anak orang? Coba tanya deh sama diri kita masing-masing,
pernikahan bukan hanya sekedar saling perduli, saling perhatian dan ingin
bersama. Ada visi dan misi yang harus dirancang dan diwujudkan dalam suatu
pernikahan (berasa udah berpengalaman banget. Hahaha). Visi dan misi itu harus
dirancang dari awal pernikahan, mengapa? Agar ada tujuan dari pernikahan itu,
dan dapat menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama.
Yeeyyy prokprokprok.
Mengapa
pernikahan seseorang harus bermanfaat? Ketika sepasang makhluk hidup bersama,
berjuang bersama, dan akan melahirkan generasi penerus bangsa dan agama, harus
seperti apa kelak nanti penerus bangsa itu, Sudah membantu apa kita untuk
bangsa dan agama? Saat ini belum bukannya, makanya pernikahan itu harus
dipersiapkan dan harus ada ilmu dan visi misi yang dibentuk agar dapat saling
mengingatkan dan berjuang bersama mewujudkannya.
Jadi, siapkan
dulu ilmunya dan pantaskan diri. Ketika ingin yang sholeh atau sholeha, pintar,
mandiri, pekerja keras, baik, perhatian, penuh kasih sayang, mapan dll. Cobalah
bercermin, sudah pantaskah kita untuk mendapatkan seseorang yang sesuai dengan
kriteria kita. Kalau belum, ya berusaha saja dulu untuk menjadi yang terbaik
dari yang baik J
Yuk kita sama-sama pantaskan diri untuk mendapatkan seseorang yang sesuai
dengan kriteria :D
Cinta ku hanya untuk diri-Nya
Ketika virus merah jambu
menyerang.
Seperti negara api menyerang,
susah bro sis ngelawannya.
Butuh rencana dan strategi untuk
menghilangkannya.
Virus merah jambu menyerang
memang tidak bisa dipastikan, tapi jika kebablasan akan terus menjangkit hingga
akar-akarnya.
Duhhh, gimana ya,cara
menghilangkannya???
VMJ seperti negara api yang
sedang menyerang, berati solusinya adalah matikan dengan air. :D
VMJ kan ada nya didalam hati,
berupa perasaan cinta kepada lawan jenis, gimana bisa dimatikan dengan air?
Matikan VMJ itu dengan air wudhu,
dan semakin dekat kepadaNya. [smile]
Gak semudah itu?
Memang ketika VMJ menyerang,
bawaanya kepikiran si dia trus, dikit-dikit galau, dikit-dikit baper.
Hey kau pemuda muslim!!! Sayang
waktu mu hanya memikirkan cinta yang fana.
Cobalah pelan-pelan dan
berkelanjutan untuk menerapkannya, ambil air wudhu, shalat, puasa, berteman dengan orang-orang sholeh, dan
sibukan waktu mu dengan hal-hal yang positif.
InsyaAllah adaaaa jjaaallann...
hehe
InsyaAllah VMJ tuh lama kelamaan
akan pudar, dan lama-lama hilang.
Coba semua itu dilakukan dari
mulainya terjangkit VMJ, karena kalau sudah mengakar, agak sedikit sulit, tapi
bisa kok. J
Kayak nya pengalaman banget???
Hehehe Ya, begitulah namanya hidup. Ini virus mematikan jangan sampai terjangkit
terlalu lama. So, yuuukkk kita sama-sama cari cinta-Nya jangan cinta si dia. :D
Langganan:
Postingan (Atom)